Teruntuk diriku yang sedang merasa kesulitan.

Sebentar lagi November akan datang dengan semua rahasia yang tersimpan dalam jubah waktu yang tidak bisa kau tebak. Bisa jadi ada seseorang yang datang padamu, membawa hal baik. atau, bisa jadi pula itu hal buruk.

Aku bersyukur kau melalui dua bulan terakhir dengan tetap tegar, tapi aku tahu badai kali ini teramat berbeda. Hatimu sedang sangat berantakan, kepercayaanmu hancur dan sebagian hilang entah kemana dan kau kesulitan untuk mengakui dan mengatakan pada dirimu sendiri "mengapa aku tampak berbeda?". Tampak menjadi bukan diriku, seperti sebelum badai itu datang. 

Ternyata, ada beberapa badai badai dahsyat yang selalu datang di luar perkiraan, tahu-tahu isi rumahmu di buat hancur tidak tertata lagi. Menyusun kepingan berani untuk percaya, ternyata tidak pernah mudah ya.

Tak apa diriku, bertumbuh memang selalu seperti ini, kau di uji dengan hal tersulit untuk mengeluarkan versi terbaik dalam dirimu yang kau punya, sekalipun itu hanyalah sebuah keyakinan bahwa "semua hal akan berlalu, dan Allah tidak akan membebani di luar kemampuan dan kapastitas tanggungan hamba-Nya, kamu bisa melaluinya atas izin dan bantuan Allah tentunya."

Bukankah setelah badai yang tampak berbeda ini, kau jadi melihat beberapa sisi menjadi tampak berbeda pula? Kata mbakku, ada badai yang hadirnya akan membersihkan pandanganmu untuk melihat masa depan, inilah mungkin badainya. Ayo bertumbuhlah, raih mimpimu dan tetaplah bersabar ya. Man shabara Zhafira. :)

Selamat pagi, 26 Oktober 2020. 5.35 WIB