Melihatmu dari kejauhan
Aku selalu melihatmu dari kejauhan, dimana tidak ada kemungkinan menyakitkan untukmu maupun aku. Biarlah seperti ini, kamu dengan prosesmu begitupun aku dan mungkin sebuah ikhlas adalah jalan paling baik sekarang.
Aku memilih diam bukan karena aku tidak ingin dekat denganmu tapi karena aku menyadari sesuatu yang sangat berharga harus benar benar terjaga.
Aku tidak ingin mengganggu pikiranmu dengan tindakanku disaat kau harus fokus dalam perancangan hidupmu, aku tidak ingin kehadiranku menambah beban-beban pikiranmu. Aku tidak ingin membuang waktumu dengan hal-hal yang mungkin hanya akan mengalihkan perhatianmu dari apa yang benar-benar penting, aku tau kau memiliki tanggung jawab untuk di tangani dan mimpi untuk di kejar begitupun denganku.
Aku tidak ingin mengganggu kedamaian hatimu. Aku tau setiap orang memiliki bebannya masing-masing, luka dan perjuangannya sendiri-sendiri. Aku menolak untuk menjadi seseorang yang menambah semua itu. Jika suatu hari aku menjadi bagian hidupmu, aku ingin menjadi seorang yang membawa kedamaian dan kenyamanan disana. Jika saat ini kehadiranku hanya menambah hal buruk, maka aku akan selalu menjaga jarak ini.
Aku tidak harus selalu kau lihat, aku tidak harus dekat tapi aku akan selalu ada disini. Mungkin aku bukan menjadi bagian dari keseharianmu tetapi jika suatu hari dunia yang kau jalani sesekali tidak berpihak, aku selalu disini untuk mendengar segala kesahmu.
Aku tidak memaksamu untuk selalu melihat ke arahku, karena aku selalu percaya bahwa jika sesuatu yang di takdirkan untukku pasti akan menemukan jalan untuk kembali kepadaku.
Jadi sampai hari itu tiba, aku akan menunggu. Aku akan tetap disini seperti bulan yang menunggu pertemuannya dengan matahari, seperti bintang-bintang yang menunggu dengan sabar ingin menemui malam.
Aku akan menunggumu, dan akan selalu begitu.
Semoga Allah selalu menjaga langkah dan ukiran senyummu, semoga kau selalu bisa mengendalikan iman dengan sebaik-baiknya. Semoga senyum kedua orang tuamu juga selalu terukir dengan melihatmu tumbuh baik dan memenangkan hidup, berkelanalah bersama doa-doaku.
Semoga doaku mampu untuk selalu mengikutimu.
